Pages

Kamis, 20 April 2017

Etika Bisnis. Tugas 2

Nama : Intan Deviana
NPM : 15214363
Kelas : 3EA01
Mata Kuliah: Etika Bisnis
Dosen : Sugiharti Binastuti
TUGAS 2 

Jenis Produk : 
Salah satu produk makanan berbahan dasar daging ayam (nugget). Nugget merupakan jenis makanan yang banyak digemari oleh banyak orang, terutama anak-anak. Karena bentuk yang beragam dan rasanya yang enak, selain itu nugget juga praktis untuk dimasak. Nugget juga tidak  memerlukan bumbu dapur lainnya jika ingin memasak dan menikmatinya. Bisa dijadikan sebagai lauk atau dimakan langsung dan bisa dengan tambahan saus sambal.

Produksi :
Proses produksi nuggget ini, dapat dikatakan baik dan sesuai dengan aturan yang berlaku. Dimana ayam yang akan dipotong, dilakukan pemeriksaan dahulu terhadap cacat atau luka untuk mendeteksi adanya gejala penyakit. Setelah ayam dipotong dipastikan lagi bahwa ayam yang akan diproses adalah ayam yang sehat. 
Setelah bahan baku ayam dipastikan sehat dan layak dikonsumsi, pengolahannya pun dialakukan secara higenis dan sesuai dengan Standart Mutu Internasional ISO, HACCP, dan Halal. Lalu produk dimatangkan pada suhu 170 derajat celcius (2-4 menit) dan dibekukan pada suhu yang sangat rendah. Karena produk tidak menggunakan bahan pengawet dan agar dapat bertahan lama, proses penyimpanan dan pendistribusian produk, dijaga dalam kondisi beku (-18 derajat celcius) sehingga bakteri dan virus tidak dapat hidup. Sehingga aman untuk dikonsumsi.
Dalam kemasan, nugget ini juga mencantumkan jenis nugget, nilai gizi, bahan-bahan yang digunakan, logo halal, logo BPOM, dan tanggal kadaluarsa. Selain itu, terdapat gambar saran penyajian pada tampilan awal kemasan. Hal-hal di atas guna memberikan informasi yang jelas dan lengkap kepada konsumen mengenai produk nugget tersebut, sehingga konsumen tidak ragu dan mengetahui produk nugget tersebut.

Pemasaran :
Nugget ini biasanya didistribusikan ke agen-agen, swalayan, minimarket, ataupun supermarket. Sehingga konsumen dapat dengan mudah mencari dan mendapat nugget tersebut. Harga yang ditawarkan juga berbeda-beda, sesuai dengan jenis dan kebijakan tempat penjualan. Tetapi harganya berkisar Rp 26.000,00 – Rp 28.000,00 untuk 500gr, Rp 14.000,00 – Rp 17.000,00 untuk 250gr, dan yang varian keju Rp 32.000,00 – Rp 35.000,00. Harga yang ditawarkan sudah termasuk terjangkau untuk nugget dengan mutu, gizi, dan rasa yang sudah terjamin. Selain itu isi dalam satu kemasan nugget bisa dibilang cukup banyak, sehingga dapat disajikan untuk porsi besar untuk keluarga. Ataupun dapat disimpan kembali di lemari es untuk konsumsi berikutnya.

Iklan :
Iklan produk nugget ini juga dirasa familiar. Yaitu menampilkan berbagai jenis varian nugget yang dapat dikonsumsi dan dinikmati oleh semua kalangan. Baik anak-anak, seperti untuk dijadikan bekal ke sekolah, maupun orang dewasa hingga manula. Iklan tersebut juga dibawakan oleh salah satu artis Indonesia dengan jinggle yang mudah diingat konsumen. Dalam iklan nugget tersebut dirasa cocok untuk menarik konsumen untuk membeli dan mengkonsumsi nugget tersebut.

Kasus :
Pada beberapa waktu lalu, terdapat seorang ibu rumah tangga melakukan pengaduan kepada pihak perusahaan nugget ini. Dimana pada saat nugget dimasak dan ingin dikonsumsi, ditemukan belatung yang masih hidup di dalam nugget tersebut. Melihat adanya kontroversi tersebut, akhirnya pihak perusahaan langsung memberi tanggapan. 
Menurut mereka, jika sebaiknya tidak memperpanjang urusan tersebut dan pihak perusahaan meminta maaf jika ada hal seperti itu. Tetapi pihak perusahaan meminta bagi siapapun yang mengalami hal tersebut, sebaiknya memberikan masukan di laman resmi mereka maupun ke hot line yang disediakan perusahaan. Tetapi anehnya belatung yang ada di dalam nugget tersebut tidak mati walaupun di frezeer dan digoreng. Menurut pihak perusahaan, belatung tidak bisa hidup pada suhu beku 0 derajat celcius dan di air mendidih 100 derajat celcius.
Oleh sebab itu, supaya konsumen lebih berhati-hati dalam memilih makanan yang terbaik dan jika ada sesuatu hal bisa menghubungi pihak perusahaan. Dan untuk memberikan keterangan pasti pada konsumen, pihak perusahaan memberikan surat tanggapan.

Analisis :
Menurut saya, manajemen dalam kasus tersebut masih termasuk dalam unintentional moral manager. Yaitu manajer tidak sengaja berbuat salah. Bahwa keputusan bisnis yang diperbuat sebenarnya langsung atau tidak langung akan memberikan efek pada pihak lain. Walaupun terdapat kasus seperti itu, dimana pihak perusahaan belum tentu bersalah mengenai pengaduan tersebut, tetapi pihak perusahaan berusaha untuk menghargai konsumen dengan memberikan permintaan maaf dan melampirkan surat keterangan. Karena sebenarnya perusahaan sudah menerapkan standar-standar yang tepat pada saat produksi maupun distribusi produk. Dan memberikan surat pernyataan mengenai kasus tersebut. Dan memberikan informasi sperti laman resmi dan hot line yang bisa dihubungi bila ada yang ingin disampaikan konsumen kepada pihak perushaan. 

Sumber :
https://nuggetfies**.wordpress.com/about/
http://m.forum.liputan6.com/t/klarifikasi-perusahaan-fies**-belatung-di-daging-ayam/18410
http://rumahnugget18.blogspot.co.id/2011/10/daftar-harga-fies**-html?m=1

0 komentar:

Posting Komentar

 

Template by Suck My Lolly - Background Image by TotallySevere.com